.
.
bebrapa dekade yg llalu perbincangan adanya software yg bersumber terbuka dan gratis (free & opensource) untuk dunia konstruksi seakan mustahil dan dipandang pesimis oleh banyak pengajar maupun praktisi. Namun waktu berjalan dan membuktikan indikasi lain, proyek terpisah bermuculan untuk aplikasi perencanaan seperti modeling gambar tiga dimensi dan dua dimensi, analisis struktural dan juga paket perkantoran dan perhitungan. Salah satu yg cukup baru dan mengerjakan dalam satu proyek adalah OpenAEC dari Belanda, dukungan konsultan dan kontraktor negaranya ada banyak dan kemungkinan pemerintahan dengan dinas terkait juga berkontribusi untuk mereleasikannya.
.
.
.
.
gambar adalah produk akhir dalam pekerjaan konstruksi, baik itu untuk tahap konseptual, diskusi maupun pelaksanaan. OpenAEC juga kelihatannya memperhatikan prioritas ini dengan adanya Open 2D Studio dan Open CAD Studio diikuti dengan Analisa struktur (Open FEM2D Studio), lembar perhitungan untuk laporan (Open Calculation Studio), budgeting atau bill of quantity (Open Calc Studio) dan jadwal pelaksanaan pekerjaan atau scheduling (Open Planner Studio), virtual printer PDF beserta viewer dan editor juga ada yaitu Open PDF Studio, lainnya dapat dilihat secara lengkap dengan mengunjungi website resminya..
Aplikasi penggambaran dua dimensi dengan Open 2D Studio mirip dengan penggambaran vector dengan skalatis dan presisi seperti Autodesk AutoSketch atau Visio, sedangkan Open CAD Studio mendekati Autodesk AutoCAD atau CMS IntelliCAD versi full bukan LT karena kemampuan menggambar dalam tiga dimensi juga dimiliki. Mungkin saja kedepannya akan ada semisal Open 3D Studio yg mempunyai kemampuan seperti Revit atau ArchiCAD karena sementara ini mengacu Blender BIM (Bonsai). Lainnya yg dapat saja ada semisal Open Solid Studio yg mempunyai kemampuan seperti Fusion, SolidWorks atau SketchUp.
berikut adalah beberapa tangkapan layar Open 2D Studio yg dapat memberikan gambaran kemampuan serta feature walau dalam tahap versi awal atau beta.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
berikut adalah beberapa tangkapan layar Open CAD Studio yg dapat memberikan gambaran kemampuan serta feature walau dalam tahap versi awal atau beta.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
Walau masih terbatas pada dua dimensi, aplikasi analisa struktur dan desain juga sudah ada yaitu Open FEM2D Studio dibuat untuk analisa portal dan rangka batang kemampuan orde duan dan juga large deformation, analisa dinding geser atau deep beam dgn elemen plane stress dan juga pelat lentur atau slab. Begitu juga ini mungkin kedepananya akan ada semisal Open FEM3D Studio yg mampu analisa struktur dan desain seperti Etabs atau Staad Pro, atau bahkan yg lebih advanced lagi semisal Open Simulation Studio yg mampu analisa tingkatan rumit dengan FEM dan CFD seperti Ansys mechanical dan Fluent.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
Laporan perhitungan desian teknik, sipil dan struktural diberikan aplikasi Open Calculation Studio mirip dengan Calcpad yg mempunyai kemampuan seperti Matlab untuk input dan Matchcad pada output, atau Maple. Perbedaannya berjalan pada semua OS tanpa ketergatungan teknologi dotnet dari Microsoft. Distribusi dokumen elektronik biasanya dalam format PDF, ini juga disediakan sebagai vitual printer dan juga viewer beserta editornya. Kedepannya mungkin juga ada semisal Open Office Studio untuk aplikasi perkantoran umum, olah dokumen, lembar kerja dan presentasi.
.
.
.
.
.
.
.
.
Jadi bicara mungkin itu ya sya pikir sebaiknya jangan direspons negatif dangan tidak, seperti yg disampaikan salah satu developer semua memungkinkan jika ada dukungan, maksudnya adalah lebih kepada pendanaan karena penggunaan teknologi AI berbayar dalam implementasi suatu feature dalam aplikasi. Lalu siapa saja yg dapat berperan, tentunya semua: perorangan dapat saja walau mungkin kecil, perusahaan konsultan atau kontraktor dapat cukup besar dan tentunya terbesar kemampuannya yaitu institusi terkait dari pemerintah atau negara.











































0 komentar:
Posting Komentar